Apa boleh Makan Daging Aqiqah di Acara Aqiqah Sendiri?

By | October 25, 2020

Ada banyak pertanyaan di masyarakat mengenai apa boleh kita makan daging aqiqah kita sendiri atau apa boleh ibu menyusui mengonsumsi daging aqiqah anaknya? Apa boleh anak yang diaqiqahi makan dagingnya? Beberapa pertanyaan itu kerap bikin pusing masyarakat serta mereka tidak memperoleh jawaban yang pasti mengenai hal tersebut. Mengakibatkan banyak yang takut makan daging aqiqahnya sendiri atau anaknya karena takut itu haram atau tidak boleh. Karenanya kesempatan kali ini Saung aqiqah coba membahas mengenai apa boleh kita makan daging aqiqah kita sendiri. Keinginannya agar persoalan ini menjadi jelas serta tidak bikin pusing sebagian orang.

 

Aqiqah ialah melaksanakan ibadah sunnah yang diajarkan sama nabi. Sampai sudah seharusnya jadi umatnya kita turuti seruannya serta lakukan perintahnya. Kelebihan paket aqiqah Kediri terdapat beberapa jika kita lihat. Oleh karena itu kerjakan aqiqah ialah satu hal yang semestinya berusaha untuk kita lakukan. Banyaknya kambing aqiqah yang dipotong sendiri sudah jelas, yaitu 2 ekor untuk anak lelaki serta 1 ekor untuk anak wanita. Tidak ada pembicaraan dalam persoalan ini. Dan hampir semua warga muslim sudah mengetahui melalui ceramah atau analisis-kajian beberapa ustadz. Waktu implementasi aqiqah sendiri disunnahkan pada hari ke 7 kelahiran sang bayi. Bersamaan dengan pencukuran rambut bayi serta pemberian nama bayi islami untuk lelaki atau nama bayi islami untuk wanita. Yang kerap jadi persoalan adalah tentang pembagian daging aqiqah.

 

Hukum Makan Daging Aqiqah Sendiri

Apa daging olahan kambing aqiqah harus diberi seluruhnya? Apa boleh kita makan daging aqiqah kita sendiri? beberapa pertanyaan seperti ini selalu jadi permasalahan serta munculkan bingung serta keragu-raguan di masyarakat waktu kerjakan aqiqah. Ditambahkan lagi kadang jawaban antara ustadz yang 1 serta lain berbeda mengenai hukum makan daging aqiqah kita sendiri. Kami akan coba memberikan jawaban dari pertanyaan itu. Jawaban yang kami ambil berikut ini ialah pengucapan dari Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah, seperti diambil dari Rumaysho.com,

 

Beliau sempat dikasih pertanyaan sama lalu berikut jawaban beliau rahimahullah,

“Sebaiknya daging aqiqah dikonsumsi sebagiannya. Sebagiannya dihadiahkan serta disedekahkan. Tentang kandungan pembagiannya tidak ada kandungan spesial. Yang dikonsumsi, yang dihadiahkan serta yang disedekahkan dipisah sesuai kemudahan. Jika ia pengin, dia bagi di famili serta teman dekat-sahabatnya. Bisa saja pembagiannya itu di negeri yang serupa atau di luar wilayahnya. Tetapi, semestinya ada jatuh untuk orang miskin dari daging aqiqah itu. Tidak mengapa daging aqiqah itu dibikin (direbus) serta dipisah setelah masak atau dipisah berupa daging mentah. Seperti itu ada kelapangan.” (Fatawa Nur ‘ala Ad-Darb, 5: 228)

Ringkasan

Dari jawaban di atas menyaratkan bila daging aqiqah dapat dikonsumsi sama yang beraqiqah atau kerjakan aqiqah. Seterusnya beberapa yang lain disedekahkan atau diberikan ke saudara muslimnya yang lain. Untuk lebih jelas mengenai ini semestinya tanyalah di ustadz yang lebih mumpuni di seputar anda. Begitu ulasan mengenai apa boleh kita makan daging aqiqah sendiri seperti yang kami lansir dari website Nur Aqiqah, penyuplai layanan aqiqah Kediri. Semoga dapat menjawab pertanyaan anda selama ini. Wallahu A’lam Bish Shawwab.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *